Memenuhi resolusi ’09

28 01 2009

Pada tulisan sebelumnya, baru kali ini memang saya bikin resolusi. Resolusi, ya, terinspirasi dari blognya Matt Mullenweg(ma.tt).

Memang kadangkala kita harus bikin resolusi.  Karena dari resolusi yang kita tulis, kita jadi tahu seberapa jauh ekpektasi(harapan2) kita kedepan dan ingin jadi seperti apakah kita. Dan ketika bulan dan tahun sudah berganti, ada evaluasi yang terjadi.

Fungsi resolusi bagi saya adalah poin yang bisa mengup-lift/mengupgrade dari kemampuan dan kebiasaan yang biasa2 saja menjadi lebih berwarna, berfungsi, mempunyai arti, berkembang, dan berjalan dari satu titik ke titik yang lain yang tentunya lebih baik.

Ada alasan2  kenapa saya ingin melakukan resolusi itu, dan resolusi tersebut jika kita menghargainya dengan sepenuh hati dan melaksanakannya sepenuh jiwa(halah…opo iki) maka kita bisa menjadi bagian dari pemenang, menjadi bagian dari orang2 sukses.

Memajukan komunitas linux pasuruan jd komunitas yang solid n kompak. Bikin training ma pelatihan serta cari angkatan muda linux pasuruan. Ya, dari dulu seperti ini yg kuharapkan. Membangun komunitas memang bukan hal yang mudah, saya sibuk kerja disurabaya, dan teman2 sibuk yang lain2. Semoga bulan dan tahun ini kami bisa membuat event besar n jadi komunitas yang solid.

Menulis posting di pasuruan.linux.or.id minimal 3 posting/2 minggu. Menulis blog minimal 3posting/minggu. baca buku sebelum tidur. Ini tentang membiasakan diri menulis dan kultur yang baik. Tulisan yang telah kita tulis di blog, dengan cara yang ajaib akan memberi tahu kita tentang siapa sebenarnya kita, utamanya memberi tahu diri sendiri tentang ide dan pemikiran kita waktu kita pas nulis seperti apa. Sampai suatu saat ide, pemikiran, dan pengalaman itu akan memberntuk kita jadi manusi ayang sebenarnya. Amin

Beli kamera, Hunting foto ke tempat wisata sebulan sekali, Belajar fotografi lebih serius, Beli majalah foto-video dan concept, Bikin pameran foto tahun 2011, Main ke galeri seni. Fotografi, seni dan desain adalah penyeimbang. Otak kiri dan otak kanan. Antara linux dan programming dengan art. Jadi meskipun kita jadi robot, kita masih punya waktu untuk belajar jadi manusia yang punya sense. Tentang bagaimana menangkap keindahan dan selanjutnya bersyukur karena kita telah dikarunia mata.

banyak yang ingin kutulis. tapi udah malam. sambung ntar 🙂

Advertisements

Actions

Information

6 responses

29 01 2009
Ferry Hendrayana

hebat2 oey..!!!
semangat….!!!

mau beli kamera ya, sip2 iso disilih mengko hehehehhee 😀
yups betul oey menyeimbangkan otak, tapi kok modale larang ngono yo, kudu tuku kamera, onok cara sing liyane tah? sing rodo murah lah lek iso see gratis kanggo nyeimbangno otak hehehhe

29 01 2009
errikartika

eh kalo mo join komunitas linux pasuruan.
harus pakek linux y kompinya ? 😀
;))
mau dong join

29 01 2009
rizalrepublic

@fery : ya misale yapa carane fer…nyolong kamera…xixixixi…
@errikartika : ga harus komputernya pake linux. Enaknya u jadi sekretaris ato bendahara ne aja…kan ga harus pake linux…Wkakakakk

29 01 2009
esti

hi…there.how goes the world?lg jelajah nich dunia maya….linux sich apaan zal?

30 01 2009
cak.anas

seingatku resolusi dilayar PC ku yang kedetect 800×600 sama 1024×768….trus reolusi camera digitalku max 7Mpixel. Kira2 yang seimbang apanya ya…????

4 02 2009
erri

masak dari dulu nawarin posisi mek sekretaris sama bendahara
seng kerenan dikit po’o ;))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: