Maryamah Karpov

30 11 2008

Kuberi tahu satu rahasia padamu, Kawan
Buah paling manis dari berani bermimpi
Adalah kejadian-kejadian menakjubkan
Dalam perjalanan menggapainya
dari novel “Maryamah Karpov”, Andrea Hirata

bersambung….Baca sendiri aja…wkwkwkwk,,, 🙂

Advertisements




ILC 2008 : Nikmatnya sebuah perjalanan

15 11 2008

ILC 2008 kemarin menyisakan sejuta pengalaman dan kenangan yang berkesan….cielah..Mengapa? karena eh karena kami naik sepeda motor ke bali, tempat penyelenggaraan ILC kali ini. Awal rencananya, berangkat pake motor, seneng2, trus pulangya naik kereta,sepedanya di taruh dikereta, ternyata akhirnya PP surabaya-denpasar. Dipikir2 rada guendeng juga…he3x.

Rute Berangkat: Kantor SarangLinux Surabaya – sidoarjo – gempol – pasuruan – probolinggo – jember – banyuwangi – pelabuhan – denpasar

Rute Pulang : denpasar – pelabuhan – banyuwangi – situbondo – probolinggo – pasuruan – gempol – sidoarjo – kantor

Pikir kami, naik sepeda motor lebih hemat biaya, sehat, fleksibel dan mobile sehingga maksud kami sekalian ke kota besar sepanjang perjalanan, mampir ke pasuruan, jember, probolinggo, dan bali untuk mengedarkan cd2 linux. He3x.

Berangkat dari kantor hari kamis. Kami berangkat dari kantor jam 7-an malem, 4 orang termasuk saya, pakai 2 motor. Pertama, kemas2 cd saranglinux, buat faktur jalan, siap2kan pulpen, dan tentunya pakaian yang mau dipakai. Awalnya kami berpikir cd2nya dipaketkan kemudian nantinya kami ambil disana, ternyata biayanya rada mahal, akhirnya kami putuskan di bawa sekalian. Perjalanan berangkat begitu menyenangkan dengan semangat 45,

Sampai sidoarjo, kami menyempatkan makan nasi pecel sidoarjo, dijalan sekitar jalan protokol. Nasi pecel sidoarjo memang enak sekali apalagi dimakan waktu malem2, saat nasi masih mengepul2, sambil lihat warna-warni lampu kota sidoarjo. Banyak sekali warung2 nasi pecel bertebaran di sidoarjo. Setelah selesai kami melanjutkan perjalanan. Sampai di gempol, saya mampir ke rumah dulu untuk minta doa restu. he3x. maklumlah, perjalanan kali ini kan jauh, naik sepeda motor lagi, banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Kami melaju terus ke pasuruan, dan akhirnya berhenti di kota probolinggo.

Nginep di warnet probolinggo. Di probolinggo, kami puter2 mencari warnet, hal ini karena ada file yang harus di kirim ke klien karena sudah di tunggu besoknya. Akhirnya, alhamdulillah ketemu warnet 24 jam yang bagus di dekat stadion probolinggo. Warnet itu seperti rumah, ada 3 kamar yang masing2 berisi 5-6 komputer. Waduh, capek juga. Santai2, trus kami warnetan, saya gak ikut warnet karena sudah bosan liat internet. Wakakak. Tapi ya ikut2 aja, Ada kamar yang rada kosong, kami masukkan barang2 disitu, kami sewa 3 komputer. Saya bareng teman saya cari makan di sekitar alun2, ketemu nasi goreng, 5 ribu dapat porsi yang sedikit sekali 😦 . Setelah makan, saya sendiri memilih tidur2 di karpet di dalam kamar tersebut. Akhirnya saya bisa istirahat. Sementara 2 orang lainnya ngenet sampe pagi. Hah, kuat? Saya juga ga tau, kenyataannya, si bos ini memang betah sekali ngenetnya, he3x, kerjanya luar biasa. Sering kerja malam2 sampe pagi.

Subuh, kami bangun untuk sholat subuh dan berkemas. Kami harus bayar 40 ribu untuk warnet. Wkakak. Pagi2, kami puter2 dulu sekitar alun2 kota probolinggo, ketemu nasi pecel. Akhirnya kegiatan pagi itu dimulai dari makan nasi pecel. Asik seru. Sebenernya masih ada file yang belum terkirim seluruhnya, jadi setelah makan kami sempatkan kliling kota utk cari warnet. Jam 6an ternyata tidak ada warnet yang buka, kelihatannya waknet yang kami tadi malam satu2nya warnet 24 jam di probolinggo.

Kami melanjutkan perjalanan ke kota jember, cari2 warnet dan toko komputer yang bisa kami titipi cd. Akhirnya ketemu satu toko komputer lumayan besar disana. Tiba saat sholat jumat kami sholat dan kemudian makan. Perjalanan kami lanjutkan menuju banyuwangi.

Alas jember-banyuwangi. Jember banyuwangi termasuk daerah dengan curah hujan yang tinggi. Berkali2 di perjalanan kami harus menepi karena kardus cd yang kami bawa sudah mulai berlubang satu-persatu. Klu dilanjutkan, cd2 bisa berhamburan di jalan. Malam hari, jam 7an, kami melewati alas gumitir, daerah mrawan. Kontur daerahnya naik turun, penuh belokan kiri-kanan. Waktu itu hujan gerimis2. Karena saya di bonceng, saya puaskan melihat hutan disepanjang jalan, terlihat kanopi2 pohon(tudung pohon) melingkupi jalan seperti seakan2 saya berada di terowongan, subhanallah, terlihat betapa kecilnya kita. Saya melihat kabut mulai turun, sangat dramatis pemandangan waktu itu. Terlihat kabut turun dari sebuah bukit..Subhanallah….

Setelah keluar alas, kami berhenti di sebuah pom bensin, daerah krikilan klu ga salah, disana ada musholla juga. Kami sempatkan berhenti. Akhirnya kami punya waktu juga untuk istirahat, pom bensin tersebut sangat nyaman, ada musholla dengan karpet sampe ke halaman, persis disampingnya ada kamar mandi, tempat berteduh, dan tempat bermain anak2. Komplit. Kami tidur disana. Wih…

Bareng arek2 linuxer jogja. Perjalanan kami lanjutkan sampai akhirnya tiba di pelabuhan, bayar karcis, kemudian kami naik kapal feri. Di feri kami ketemu seseorang sedang baca koran, telihat dikaosnya KDE(KDE, salahsatu dekstop Linux). Kami sempet ngomong2, ternyata mereka adalah teman2 linuxer dari jogja yang sama2 mau ke ILC. Ada mas iwan setiawan(pengembang Kuliax), mas Aji(KPLI jogja/debian-id), mas rianoke, mas sukma(KPLI magelang), mas Yogi(KPLI jogja), dan lain2nya. Suatu kebetulan yang sangat menyenangkan bisa ktemu teman2 sesama linuxer.

Selama di feri, saya ngobrol dengan mas Aji, teman baru kenal saya ini ternyata kenyang pengalaman nginstal server. Enak sekali, bisa kliling indonesia. paling jauh ke aceh katanya. Belakangan waktu saya chatting(kemarin), pagi dia di jogja, sore di jakarta, malem mau ke ternate. Wih…Ternyata, dia belajar sendiri linux, mulai dari smp, dan lulus sma (ato smk saya lupa) sudah banyak job linux. Wah…siapa orang pinter linux itu harus pake kuliah. Yang dibutuhkan adalah kemauan yang keras. Saya perlu banyak belajar nih…Saya sempatkan foto bareng2….

Tiba di pelabuhan, kami diperiksa pihak pelabuhan. Pemeriksaan rutin sih…Cuman blakangan rada was2 jg, karena ada isu amrozi akan di eksekusi …nah. Kuatir rombongan kami dicegat, diinterogasi, ditanyai panjang-lebar, trus di usir balik ke surabaya.

Tiba di Denpasar. Kami menginap di hotel melati, suranadhi2, daerah di jalan sumatra. Dipusat kota, di sebelah belakang hotel ada kantor walikota denpasar. Yah, alhamdulillah, dapat tempat yang murah dan bersih. Sekitar 45rb perkamar, isi 2 tempat tidur :-). Di daerah jalan sumatra banyak sekali jajanan yang relatif murah. Di denpasar kami keliling cari toko komputer.

……Bersambung…perjalanan pulang ke surabaya……..