Ketergantungan itu (sungguh) merepotkan

15 05 2008

Akhir2 ini penulis baru ngalamin susahnya klu ketergantungan. Ups..bukan karena ketergantungan narkoba. Tapi ketergantungan pada vendor. Yang penulis maksud adalah ketergantungan pada driver printer. Kmarin2 aku nginstal2 printer di Linux. Printer yang penulis hadapi adalah printer2 macam lx300, panasonic kx-p3696, TM(cash printer). Yang paling sulit ya si TM. Begitu print…jret..jreet…jreeet…karakter ascii ala tulisan jaman purba yang muncul.

Ya…printer di Linux memang gampang2 susah. Dulu, pernah pakai C45 didetek otomatis n langsung tancaaap. Pernah juga pakai printer C90 di kantor. Udah bs dideteksi otomatis, tp begitu dipakai print…tuing…kertasnya looping terus ga mau brenti. Akhirnya ketemu forum di linuxfoundation.org. Katanya pakai C68, akhirnya selamatlah….(thanks to iwan).

PanasonicKX-P3696? wih..pakai apaan ya? akhirnya ta sms si master(iwan maksude…). akhirnya di balas “aku juga baru tau ada printer panasonic.”. Dieng….jeglek…oalah…

Akhirnya setelah berjuang ketemulah website IBM dan printer yang kompatibel ma printer IBM. Yup…akhirnya PanasonicKX-P3696 bisa juga tataklukkan dengan generic-IBM dotmatrix compatible printer. dan tulisan yang pertama ta cetak di si KX-P3696 di Linux adalah kata “Bismillah“. Subhanallah

Hore….

Ketergantungan memang sungguh merepotkan. Maukah kita ketergantungan(selamanya) dengan mikrosok. Saatnya mind itu harus dirubah. Vivat Linux. (Penulis juga berusaha melepaskan ketergantungan dari mikrosok)… :))

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: